Selasa, 03 November 2015

Data Mining 1R Holte

1R diperkenalkan oleh R.C. Holte (1983) , Aloritma ini dikenal juga dengan "1-R Holte". 1R sendiri adalah kependekan dari "1-Rule" atau "Infering Rudimentary Rule". Pemberian nama 1R karena Output algoritma 1R adalah " one level decision tree " yang dapat disajikan juga melalui sebuah classification rule sets.

1R tidak menekankan akurasi sempurna atau 100% benar pada rule sets yang dihasilkan. 1R tidak pernah dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan formal dalam Machine Learning atau Data Mining.

1R mengambil sebagai satu set contoh input, masing-masing dengan beberapa attribute dan kelas. Tujuannya untuk menyimpulkan aturan memprediksi class yang memberikan nilai dan artibut.
Algoritma 1R memilih artibut paling informatif dan mendasarkan aturaan pada artibut tersebut.

“For each attribute a, form a rule as follows: 
For each value v from the domain of a, 
Select the set of instances where a has value v. 
Let c be the most frequent class in that set. 
Add the following clause to the rule for a:   
if a has value v then the class is c Calculate the classification accuracy of this rule. 
Use the rule with the highest classification accuracy.”

Contoh, table dibawah ini menggunakan sebuah table yang membahas tentang penerimaan anggota baru sebuah organisasi yang perduli terhadap lingkungan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar